Cara mengalahkan Iblis

Iblis adalah musuh kita, karena dialah yang selalu menghasut kita keluar dari jalur Sang Pencipta. Perang terbesar adalah perang melawan Hawa Nafsu, melawan seluruh hasutan Iblis.

Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka sa’ir.
(Faathir [35] : 6)

Artikel ini berisi tentang percakapan Rasulullah dengan Iblis tentang bagaimana kita mengalahkan Iblis.
Maka dari itu jangan sekedar dibaca saja, tapi juga difahami dan belajar mengaplikasikannya. ^_^

Suatu ketika iblis (syaithan) mendapat perintah untuk menemui Rasulullah dan menjawab semua pertanyaan yang diajukan ke padanya. terpaksa Iblis pun bertamu kepada Nabi Muhammad SAW. Lalu terjadilah dialog antara Nabi Muhammad yang mulia dengan Si Iblis.

Nabi : Wahai Iblis apa yang kamu rasakan, saat kamu melihat seseorang dari ummatku hendak melaksanakan shalat?
Iblis : Aku merasakan panas dingin yang luar biasa serta tubuhku bergetar hebat
Nabi : Kenapa?
Iblis : sebab, ketika saat seorang hamba sujud kepada Allah 1 x maka Allah akan mengangkat hamba itu 1 derajat

Nabi : Apa yang kamu rasakan saat ummatku berpuasa?
Iblis : seluruh tubuhku akan terikat, dan ikatan itu baru bisa terlepas saat ia berbuka

Nabi : apa pula yang kamu rasakan saat ummatku berhajji?
Iblis : aku seperti orang gila, linglung dan limbung

Nabi : Jika ia membaca Al-qur’an?
Iblis : tubuhku meleleh, laksana timah yang sedang dipanas dan dipanggang diatas api

Nabi : apa yang kamu rasakan jika ummatku hamba beriman bersedekah?
Iblis : itu sama saja dengan dia sedang membelah tubuhku dengan gergaji
Nabi : Mengapa bisa begitu?
Iblis : karena didalam sedekah ada empat keuntungan

Akan terdapat keberkahan pada hartanya
Hidupnya akan selalu disukai siapapun
Sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan  api neraka
Orang itu akan terhindar dari berbagai musibah, karena sedekah telah menghalaunya.

Nabi  : Apa yang mematahkan pinggangmu?
Iblis   : suara kuda perang di jalan Allah

Nabi  : apa yang dapat melelehkan tubuhmu?
Iblis   : Taubatnya orang yang bertaubat…

Nabi  : Apa yang  dapat membakar tubuhmu?
Iblis   : istighfar di waktu siang dan malam

Nabi  : “Apa pula yang akan mencoreng-moreng wajahmu?
Iblis   : Sedekahnya orang yang dilakukan secara diam-diam

Nabi  : apa yang menusuk matamu?
Iblis   : shalat fajar

Nabi  : apa yang dapat memukul kepalamu
Iblis   : shalat berjamaah

Nabi  : apa yang paling mengganggumu?
Iblis   : Majelis para ulama

Nabi  : bagaimana cara kamu makan?
Iblis   : Aku makan dengan tangan kiriku

Nabi  : dimanakah engkau menaungi anak-anakmu di musim panas?
Iblis   : dibawah kuku manusia

Nabi  : siapa teman mainmu wahai Iblis
Iblis   : pezina

Nabi  : siapa teman tidurmu
Iblis   : pemabuk

Nabi  : siapakah tamu yang paling mulia disisimu?
Iblis   : pencuri

Nabi  : siapakan utusanmu?
Iblis   : tukang sihir (dukun)

Nabi  : apa yang membuat kamu gembira ?
Iblis   : bersumpah dengan cerai

Nabi  : siapa kekasihmu?
Iblis   : orang yang meninggalkan shalat jum’at

Nabi  : siapakah manusia yang paling membahagiakanmu?
Iblis   : orang-orang yang meninggalkan shalat dengan sengaja

Percakapan ini saya dapatkan dari Pa Acep Lulu Iddin saat beliau mengisi Khutbah Jum’at. Dan Alhamdulillah ini masih menjadi catatan bagi saya. Semoga kita senantiasa bisa memanfaatkan pengetahuan ini.  Salam sejahtera bagi semua insan.