Jabatan

“Artikel ini Masih dalam Proses Pembuatan (Belum jadi)”
Ketika mendengar kata “Jabatan” biasanya yang terpikir oleh kita adalah sebuah kepemimpinan, karena biasanya memang Jabatan itu identik dengan yang namanya pemimpin. Banyak tanggapan yang berbeda-beda mengenai Jabatan, ada yang dengan senang hati menerimanya ada pula yang tidak mau menerimanya dan lain sebagainya.

Tidak perlu kita memikirkan imbalan apa yang akan kita dapatkan dengan mengambil sebuah jabatan
“Bermegah-megahan telah melalaikan kamu”
At-Takaatsur : 1
Maksudnya: bermegah-megahan dalam soal banyak harta, anak, pengikut, kemuliaan, dan seumpamanya telah melalaikan kamu dari ketaatan.
jadi untuk apa mencari imbalan dengan mengambil sebuah jabatan?

Saat kita diberi kepercayaan memegang sebuah Jabatan, maka berusahalah untuk tidak khianat karena akan tiba suatu hari di mana kita akan dimintai pertanggung jawaban kepada Sang Maha Kuasa dan kita akan dihadapkan pada pengadilan yang seadil-adilnya. Tidak ada hakim yang Maha Adil selain Sang Pencipta.

“Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban)?”
Al-Qiyaamah : 36